Saya bahkan tak mampu mempengaruhi hari siapapun untuk dijalani.
Saya merasa saya selalu berusaha menyapa orang-orang yang saya anggap penting dalam hidup saya. Bagi saya hal tersebut adalah ungkapan bahwa mereka masih ada di hati saya. Mungkin memang tidak setiap hari. Tapi setidaknya saya mencoba membuat mereka sadar bahwa mereka masih punya arti. Dan saya cukup yakin mereka akan mencari saya atau sedikit kehilangan saya saat saya tak lagi menyapa, karena saya juga berarti untuk mereka. Ah tapi ternyata saya salah..
Apakah ini tentang kesibukan? atau tentang dunia yang tidak lagi sama sehingga saya tidak cukup pantas untuk sekedar membuat hari mereka terisi? Awalnya saya tak pernah menyadari keadaan ini. Semua seakan baik-baik saja. Mengapa begitu? Karena saya tidak punya pembanding.
Hingga pada suatu hari saya sadar, ada yang lain di sorot mata dan tingkah laku mereka. Mereka terlihat lebih bahagia dan ceria bersama yang lain daripada dengan saya. Bahasa tubuh yang tidak canggung ah bahkan sepanjang umur persahabatan kami yang hingga kini sudah seumuran dengan umur anak SD tingkat akhir, tak pernah tampak bahasa tubuh senyaman apa yang saya lihat antara mereka dengan yang lain. Hal lain yang menyadarkan saya adalah bahkan 'ketidakhadiran' saya tidak membuat mereka berusaha mencari.
Cemburu. Mungkin sebagian dari sekian yang saya kisahkan akan berkata itulah alasannya. Tapi tak demikian menurut saya. Saya tidak sedang ingin mereka menjauhi yang lain atau setidaknya memperlakukan saya setara dengan yang lain atau bahkan dispesialkan. Tidak, saya tidak minta itu semua. Saya hanya sedang menyayangkan, karena saya baru sadar setelah sekian lama bersama. Baru sadar bahwa mereka tidak senyaman itu dengan saya. Atau bolehkah saya bilang mereka malu berhubungan dengan saya saat mereka bahkan tidak memperkenalkan saya pada yang lain ditengah kebersamaan di suatu kesempatan yang tidak disengaja itu? Mereka tidak bangga.. atau justru mungkin saya yang tak mampu..
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment